Minggu, 07 Februari 2016






New Megapro VS CB 150 R

Motor standar dengan mesin SOHC dan DOHC diadu. Silahkan lihat videonya
Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=Oy7wJxJpIsk




Sabtu, 06 Februari 2016



Perbandingan Spesifikasi antara NMP vs NMP FI vs Verza

 

 

nmp fi
Lagi rame-ramenya launching motor baru dimana motor baru ini rata-rata sudah mengadopsi sistem injeksi. Baru saja minggu lalu ramai dengan peluncuran Revo FI dari Honda dan Mio Fino FI & GT 125 dari Yamaha sekarang muncul lagi New Megapro (NMP) FI. Belum juga tes ride udah muncul lagi yang baru.
verza
Saya hanya mencoba mengumpulkan data untuk membandingkan spesifikasi antara NMP, NMP FI dan Verza. Mohon koreksinya jika ada yang salah.
Langsung saja :
klik untuk memperbesar
klik untuk memperbesar
Perbedaannya :
  1. Panjang x Lebar x Tinggi, perbedaannya hanya beberapa mm, tinggi verza lebih rendah +2 cm mungkin karena stang verza memang lebih rendah dari NMP (cmiiw).
  2. Jarak sumbu roda, ini juga hanya berbeda beberapa mm, verza yang paling panjang.
  3. Jarak terendah ke tanah, ternyata ground clearance NMP lebih rendah 4 mm sementara NMP FI dan Verza sama. Mungkin karena NMP FI mengambil basisnya dari Verza (cmiiw).
  4. Berat kosong, Verza paling ringan diantara ketiganya, selisihnya lebih dari 6kg. NMP paling berat meski NMP FI lebih ringan tapi bedanya cuma 0,5kg. Apa ya yang membuat NMP dan NMP FI lebih berat? apa ukuran headlampnya lebih besar :mrgreen: .
  5. Kapasitas Tangki Bahan Bakar, ketiganya juga berbeda tapi tidak sampai setengah liter perbedaannya.
  6. Rem belakang, hanya Verza yang masih pakai tromol, NMP dan NMP FI sudah cakram.
  7. Sistem suplai bahan bakar, yang ini pasti sudah tahu semua cuma NMP yang masih pakai karburator.
  8. Volume langkah, ternyata NMP FI lebih besar 0,3 cc dibanding NMP dan Verza.
  9. Diameter x Langkah, ternyata NMP FI strokenya lebih panjang 0,04 mm mungkin ini yang membuat cc-nya lebih besar 0,3 cc.
  10. Daya maksimum, NMP paling tinggi disusul NMP FI dan Verza yang paling kecil
  11. Torsi maksimum, NMP paling tinggi tapi di RPM lebih tinggi juga yaitu 6500, sedangkan NMP FI dan Verza dengan RPM yang sama yaitu 6000 torsi Verza lebih besar.
  12. Tipe Battery, aki NMP lebih besar yaitu 5 Ah sedangkan NMP FI dan Verza hanya 3,5 Ah.
  13. Sistem pengapian, NMP menggunakan DC-CDI sedangkan NMP FI dan Verza Full Transistor.
  14. Harga, jelas Verza paling murah, selisihnya 3 jutaan dengan NMP FI.
Kalau melihat spesifikasi karakter NMP FI dan Verza berbeda. Verza Torsinya lebih besar 0,4 Nm dari NMP FI sedangkan Power lebih besar NMP FI 0,1 Ps. Tapi, Power to Weight Rationya (PWR) Verza unggul (Verza 0,102 & NMP FI 0,0981).  Nah lo… kok Verza yang unggul padahal positioningnya NMP FI di atas Verza.
Kalau menurut pendapat saya sih positioning bukan ditentukan dari siapa yang unggul, tapi fungsi dan karakter yang berbeda lah yang membedakan antara NMP FI dan Verza.
Jika ingin motor untuk angkut yang berat-berat, galak di putaran bawah pilih Verza tapi jika ingin motor yang tarikan putaran bawahnya lebih smooth, shock belakang empuk dan double disk pilih NMP FI. Berdasarkan pengalaman menjinakkan putaran bawah honda Verza memang agak susah butuh waktu lebih lama.
Selisih nol koma sekian tidak akan terlalu jelas perbedaan di jalan raya, banyak faktor lain yang mempengaruhi. Toh di jalan raya bukan tempat untuk mencari siapa yang unggul. Komparasi performa motor terkadang bukan membuat orang percaya untuk tidak melakukan pengetesan lagi di jalan raya, justru hasil komparasi tersebut malah membuat orang penasaran akan performa motornya. Karena penasaran ujung-ujungnya
Sumber :  https://rusmanjay.wordpress.com/2014/01/28/perbandingan-spesifikasi-antara-nmp-vs-nmp-fi-vs-verza/

Kamis, 04 Februari 2016

TEST DYNO New Megapro unggul dibanding CB150R, NMP 14.6 Hp, CB150R 13.45 Hp, sementara New Vixion 14.17 Hp, 

 

Pengen tahu tenaga asli NMP di  DYNO? ane dapet artikel  Otomotifnet.com tentang test Dyno New megapro standar , yaitu sebesar 14.6 Hp, saya sempat kaget bisa sebesar itu, karena setahu saya power NMP cuma 13hp, dengan power sebesar itu artinya NMP lebih unggul dibanding CB150SF yang hanya 13.45 Hp, dan saya dapet informasi itu dari tester yang sama yaitu Otomotif.net, sementara New Vixion bertenaga 14.17Hp atau hampir sebanding dengan NMP :-D, berikut kutipan otomotifnet :
“Pada kondisi standar, Mega Pro menelurkan tenaga maksimal 14,6 dk di putaran 8.320 rm, dan torsi tertinggi 14,1 Nm di kitiran 6.458 rpm”
“Tepatnya di dynamometer Dynojet 250i milik Sportisi tenaga V-Ixion 14,17 dk pada 8.850 rpm dan torsi 12,76 Nm pada 7.050 rpm. Sementara CB150R 13,45 dk pada 10.300 rpm torsi 10,83 Nm pada 7.800 rpm”
wahaha ternyata mesin DOHC turunan CBR150 kalah sama NMP SOHC :lol:
dan di artikel otomotifnet juga dibahas mengenai penggantian knalpot racing untuk NMP yang bisa mendongkrak tenaga sebesar 15.8Hp, wah wah, new vixion kalah jauh tuh :-D
Data Performa :   komperasi knalpot NMP
  Tenaga  Torsi
 Standar  14.6 dk/8.320 rpm  14.1 Nm/6.458 rpm
 3D1  15.4 dk/8.262 rpm  14.36 Nm/6.780 rpm
 Stanlee  15.5 dk/8.130 rpm  13.7 Nm/6.865 rpm
 SKR  15.8 dk/8.545 rpm  13.94 Nm/6.958 rpm
Boleh percaya atau tidak, yang pasti pengetesan ketiga motor tersebut dilakukan oleh pihak yang sama, yaitu Otomotifnet.com, ane sendiri sih belum pernah tes Dyno.
jadi kalo NMP ente dijalan ketemu sama CB150sf atau New Vixion gak usah minder, wong tenaganya sebanding kok :-D, tapi gak usah jadi ajang kebut kebutan yah, cukup menang di atas kertas aja, kalo mau test di sirkuit bro :-)

Sumber :  https://mglnblog.wordpress.com/2013/01/25/test-dyno-new-megapro-unggul-dibanding-cb150r-nmp-14-6-hp-cb150r-13-45-hp-sementara-new-vixion-14-17-hp/

Sejarah Megapro Masuk ke Indonesia

Selamat pagi...siang...sore...malem.... pecinta Honda Megapro semua... sesuai judul, kali ini saya bakal bahas sejarah perjalanan salah satu jenis motor sport Honda yang paling terkenal di jamannya, yup.... Honda Pro series..... Motor ini terkenal di kalangan masyarakat Indonesia terutama di Jawa dan Sumatra, karena emang di pulau itu yang paling laris dan penduduknya paling banyak gan... Honda GL-Pro pertama kali diperkenalkan di publik Indonesia tahun 1985 dan hingga sekarang masih tetap dijual dengan nama Megapro. Dari dulu hingga sekarang, telah terjadi banyak sekali perubahan pada motor sport Honda ini, tentunya menyesuaikan perkembangan jaman gan.

Honda GL-Pro Platina 105cc



GL-Pro pertama kali muncul sekitar tahun 1982 dengan memakai mesin 105cc dan pengapian platina, sepupu ane pernah punya nih gan GL-Pro dengan mesin 105cc pada blok silindernya dan pengapian platina. Nah buset yang bikin pusing nyetel platinanya itu kalo pas mbrebet di tengah jalan.... hahaha. Ciri khasnya mesin warna putih silver persis kayak gambar.

Honda GL-Pro 145 (white engine)


Kemudian pada tahun 1985, gebrakan Honda cukup mengejutkan pasar sepedamotor Indonesia, dengan menghadirkan Honda GL-Pro dengan kapasitas mesin lebih besar dari GL-Max 125cc, yaitu 145cc dan pengapian CDI. Otomatis tenaga yang dikeluarkan pun lebih besar. Penampilan dengan desain lebih menarik dan kekar dibanding seri GL sebelumnya. Keluarnya GL Pro langsung mendapat sambutan hangat dari pengguna sepedamotor di Indonesia. Imej motor 4-tak irit tanpa perlu oli samping membuat penjualannya pun termasuk "laris" menyisihkan para kompetitor, menjadikan Honda semakin "berlari" sendiri, nyaris tanpa saingan menguasai pasar sepedamotor di Indonesia. Para kompetitornya sedang ramai-ramainya mengeluarkan mesin 2-tak yang berlomba-lomba membuat sepedamotor kencang. Honda GL Pro hadir tidak terlalu mengutamakan kecepatan untuk bersaing dengan para kompetitor, tapi mengandalkan ketangguhan mesin dan keiritan penggunaan bahan bakar. Oleh karena itu Honda GL-Pro mampu dibawa untuk perjalanan jauh sejauh yang kita mampu tanpa mengalami gangguan mesin. Produksi dan penjualan GL-Pro white engine ini dihentikan pada tahun 1991.



Honda GL-Pro 145 (Black Engine)


Belum puas dengan hadirnya GL Pro sebelumnya yang memiliki ciri khas mesin berwarna putih silver atau biasa disebut white engine. Honda mendatangkan Honda GL Pro secara CBU langsung dari Jepang dengan mesin berwarna hitam atau GL Pro Black Engine. Sekilas tidak ada perbedaan dengan kedua varian GL Pro berkapasitas 145cc ini. Selain mesin yang lebih awet dan tangguh, GL Pro Black Engine juga jauh lebih bertenaga serta akselerasinya sangat mengejutkan. Mungkin GL Pro ini merupakan jawaban atas kompetitor yang lebih bertenaga karena menggunakan mesin 2-tak, sedangkan Honda tetep pede dengan 4-tak. Hingga saat ini, GL Pro Black Engine masih menjadi incaran para pengguna sepedamotor. Bahkan menurut penuturan para "bikers", bahwa Honda GL Pro Black Engine mampu mengimbangi sepedamotor keluaran tahun terbaru yang berkapasitas 150cc.

Berikut spesifikasi GL Pro Black engine:
Mesin: 4-stroke, 1 silinder, OHC
Kapasitas mesin: 144,7 cc (145)
Bore x stroke: 61 x 49,5 mm
Rasio kompresi: 9,3 : 1
Max. power: 16 hp @ 8500 rpm
Pendingin: udara
Transmisi: 5-speed (1-N-2-3-4-5)
Kopling: manual, tipe basah, double clutch
Battery/accu: 12V-4Ah
Busi: ND X24EP-U9 - NGK DP8EA-9
Pengapian: CDI-DC, battery
Drive: chain (rantai)
Berat: 103 kg
Starter: kick

Dimensi:
Panjang x lebar x tinggi: 2034 x 754 x 1062 mm
Jarak sumbu roda: 1281 mm
Tinggi jok: 772 mm
Jarak ke tanah: 149 mm

Rangka: diamond steel
Suspensi:

- depan: telescopic
- belakang: swing arm, double shockbreaker
Ban:
- depan: 2,75-18 - 42P
- belakang: 3,00-18 - 47P
Rem:
- depan: cakram, single piston
- belakang: drum (tromol)



Honda GL-Pro 160 (Neo Tech)


Selanjutnya pada tahun 1995, Honda memperkenalkan Honda GL Pro dengan teknologi baru, atau lebih dikenal dengan nama GL Pro Neo Tech, masih mengandalkan mesin SOHC dengan kapasitas mesin 160cc. Menggunakan mesin baru, yang berbeda dengan mesin GL Pro sebelumnya. Tenaga yang dikeluarkan juga lebih besar dari GL Pro White Engine, tapi dari penuturan beberapa teman yang pernah memiliki sepedamotor ini, secara kemampuan masih sedikit di bawah GL Pro Black Engine, apalagi untuk urusan power dan topspeed.
Pada tahun 1999, produksi Honda GL Pro dihentikan dan dilanjutkan ke generasi Megapro.

Spesifikasi GL-Pro Neo Tech:
4-stroke, OHC
Cylinder: 1
Kapasitas mesin: 156,7 cc
Bore x stroke: 63,5 x 49,7 mm
Rasio kompresi: 9,0: 1
Max power: 14,7 hp @ 8500 rpm
Max torque: 1,3 kgf.m @ 6500 rpm
Pendingin: udara
Fuel system: Silinder ventury karbu 24

Pengapian: CDI-DC, battery
Battery/accu: 12v-4Ah
Busi: ND X 24 EP-U9 / NGK DP8EA-9
Transmisi: 5-speed (1-N-2-3-4-5)
Kopling: manual, tipe basah, double clutch
Starter: kick

Dimensi:
Panjang x lebar x tinggi: 2034 x 754 x 1062 mm
Jarak sumbu roda: 1281 mm
Tinggi jok: 772 mm
Jarak ke tanah: 149 mm
Cam chain: silent chain (rantai)
Kapasitas olie mesin: 0,9 liter

Kapasitas tangki: 8.0 liter
Konsumsi bbm: 51,4 km per liter @ 50 km/jam
Berat: 106 kg

Rangka: diamond steel
Suspensi:
- depan: teleskopik
- belakang: swing arm, double shockbreaker
Ban:
- depan: 2,75-18 - 42P
- belakang: 3,00-18 - 47P
Rem:
- depan: cakram dengan double piston
- belakang: drum (tromol)

Lainnya:

- Rantai Kamrat model silent chain
- Gir belakang: 46
- Noken as: pakai 2 bearing


Honda Megapro 160 (Neo Tech)


Mega Pro generasi pertama hadir sekitar tahun 1999-2001, yang dikenal dengan Megapro Neotech yang merupakan peralihan dari GL-Pro Neotech. Terjadi perubahan bentuk dari yang serba kotak menjadi serba membulat mulai dari body dan lampu. Mesin pun masih tetap sama menggunakan jenis GL-Pro 160cc Neo tech, tidak ada perubahan pada generasi ini. Kemudian Mega Pro generasi 2 hadir sekitar tahun 2002-2005. Bedanya dari generasi pertama hanya pada penambahan elektrik starter, terlihat jelas pada motor starter di dekat tutup aki sebelah kiri dimana terlihat lebih penuh. Untuk body sendiri tidak terjadi perubahan, perubahan tampilan hanya terjadi pada striping yang lebih manis dan mencolok. Dan pada tahun 2004 keluar versi velg CW untuk Megapro generasi ini yang merupakan edisi terakhir dari generasi Megapro ini hingga 2005.


Megapro old electric starter


Megapro CW


Honda Megapro 160 Advance (Primus)


Kenapa Megapro generasi ini disebut dengan Megapro Primus? Yup... karena saat itu bintang iklan TVnya adalah Primus Yustisio, aktor dan bintang iklan yang lagi ngetrend kala itu gan. diluncurkan pada tahun 2006, walaupun memiliki nama Mega Pro Advance, tapi lebih dikenal dengan sebutan Mega Pro Primus. Terjadi perubahan pada body yang terlihat menyambung antara body tengah dan belakang. Tangki berubah sedikit lebih tinggi namun volume sedikit menurun. Perubahan lain pada tampak belakang dengan lampu model multireflektor dan perubahan pada dudukan behelnya. Perubahan desain pada Megapro ini saat itu karena penjualan motorsport Honda kesalip gan sama penjualan Suzuki Thunder 125 yang dulu sempet laris manis mengalahkan penjualan Megapro old, sehingga Honda terpaksa harus merevisi desain Megapro agar terlihat lebih fresh meski masih tetap memakai mesin yang sama dengan sebelumnya. Desain Megapro Primus ini untuk lampu belakang masih tetap dipakai hingga sekarang pada Honda Verza 150.

Kelemahan Megapro generasi ini yang sering dikeluhkan para pengguna adalah seringnya kampas kopling aus. Hal ini dikarenakan lemahnya daya dorong per kopling yang mengakibatkan kopling menjadi lebih sering tertekan yang mengakibatkan munculnya gesekan yang mempercepat keausan kampas kopling. Selain itu tangkinya lebih cepat sekali keropos ketimbang generasi sebelumnya .



Spesifikasi Honda Mega Pro Advance (Primus)

Dijual Tahun: 2006 - 2009

Mesin: 4-stroke, SOHC, 1 silinder
Diameter x langkah: 63.5 x 49.5 mm
Kapasitas mesin (volume langkah): 156.7cc (160)
Perbandingan kompresi: 9.0 : 1
Pendingin: udara
Max. power: 13.3 ps @ 8500 rpm
Max. torsi: 1.3 kgf.m @ 6000 rpm

Transmisi: 5-speed (1-N-2-3-4-5)
Kopling: manual, tipe basah dan plat majemuk
Battery/ accu: 12V - 5 Ah
Pengapian: DC - CDI, Battery
Starter: electric dan kick
Busi: ND X 24 EP - U9/MGK DP8 EA-9
Tangki bbm: 13,2 liter
Berat:
- 126 kg, tipe SW
- 127 kg, tipe CW

Dimensi:
Panjang x lebar x tinggi: 2034 x 754 x 1065 mm
Jarak sumbu roda: 1281 mm
Jarak ke tanah: 149 mm
Tinggi jok: 774 mm

Rangka: pola berlian (diamod style)
Suspensi:
- depan: teleskopik
- belakang: swing arm, double shockbreaker
Ban:
- depan: 2.75 - 18 42P
- belakang: 3.00 - 18 47P
Rem:
- depan: cakram hidrolik dengan piston ganda
- belakang: tromol


Honda New Megapro 150


Nah untuk generasi Honda New Megapro yang lahir di tahun 2010 ini, menurut banyak penggunanya mengalami penurunan akselerasi dari generasi Megapro sebelumnya karena generasi New Megapro memakai karburator jenis vakum. Memang sih tujuannya agar irit bensin, tetapi sejak Honda mengeluarkan generasi New Megapro, penjualan Megapro jadi tak selaris generasi sebelumnya. Bahkan di kalangan pedagang motor bekas, New Megapro ini sepi peminatnya tidak seperti Megapro generasi sebelumnya.

Meskipun dari segi mesin New Megapro ini mengalami penurunan volume silinder yang sebelumnya 160cc kini jadi 150cc, tapi Honda mengklaim mesin generasi ini lebih baik dari sebelumnya karena selain 100% baru dan minim getaran. Disamping itu Megapro generasi ini sudah menganut sistem monoshock dan speedometer digital. Diatas kertas power Megapro generasi ini lebih tinggi dari sebelumnya 13,7ps sedangkan Megapro Primus yang 160cc hanya 13,3ps.

Berikut spesifikasi New Megapro:
Mesin: 4-stroke, SOHC
Kapasitas (volume langkah): 149,2cc (150)
Diameter x langkah: 57,3 x 57,8 mm
Perbandingan kompresi: 9,5 : 1
Max. power: 13,7 ps @ 8500 rpm
Max. torsi: 1,31 kgf.m @ 6500 rpm
Pendingin: udara

Pengapian: DC – CDI Digital
Battery/ accu: MF battery, 12 V – 5 A.h
Kopling: manual, multiplate wet clutch
Starter: electric dan kick
Busi: NGK CPR8EA-9 / NGK CPR9EA-9
Kapasitas olie mesin: 1 liter
Tangki bbm: 12,2 liter
Berat:

- 136 kg (tipe Spoke)
- 134 kg (tipe CW)

Transmisi: 5-speed (1-N-2-3-4-5)

Dimensi:
Panjang x lebar x tinggi: 2.050 x 757 x 1.075 mm
Jarak sumbu roda: 1.313 mm
Jarak ke tanah: 152 mm

Rangka:
Rangka: pola berlian (diamond steel)
Suspensi:
- depan: teleskopik
- belakang: tunggal (monoshock) dapat disetel keras dan lembut

Ban:
- depan: 80/100 – 17 M/C 46P (tipe CW tubeless & tipe Spoke tube)
- belakang: 100/80 – 17 M/C 55P (tipe CW tubeless & tipe Spoke tube)
Rem:
- depan: cakram hidrolik dengan piston ganda
- belakang:
- tromol (tipe SW)
- cakram hidrolik dengan piston tunggal (tipe CW)

Pada tahun 2014, Honda memperkenalkan New Megapro FI dengan pengabut bahan bakar injeksi dan revisi pada penampilan cover tangki sehingga lebih enak dilihat. Dilihat dari detailnya sih New Megapro FI ini banyak yang berubah, misal knalpot lebih panjang dan footstep belakang model gantung.



Spesifikasi New Megapro FI:
Kapasitas mesin: 149,5 cc (150)
Bore x stroke: 57,3 x 57,84 mm
Rasio kompresi: 9,5 : 1
Max power: 9,8 kw (13,3 ps) @ 8500 rpm
Max torque: 12,3 nm (1,25 kgf.m) @ 6500 rpm
Sistem bahan bakar: Full Injection (FI)
Kopling: manual, multiplate, wet clutch with coil spring
Transmisi: 5-speed (1-N-2-3-4-5)
Starter: electric dan kick

Perlistrikan:
Battery (accu): 12v-3,5Ah
Busi: NGK CPR9EA-9
Pengapian: Full Transisterized

Dimensi:
Panjang x lebar x tinggi: 2052 x 742 x 1079 mm
Jarak sumbu roda: 1316 mm
Jarak ke tanah: 156 mm
Olie mesin: 1,0 liter (penggantian periodik)
Tangki bbm: 12,3 liter
Berat: 135 kg

Rangka: diamond
Suspensi:
- depan: telescopic
- belakang: swingarm, monoshock
Ban:
- depan: 80/100-17 M/C 46P
- belakang: 100/90-17 M/C 55P
Rem:
- depan: disc (cakram) hidraulik, double piston
- belakang: disc (cakram) hidraulik, single piston

Jika dilihat dari spesifikasinya, New Megapro FI ini mengalami penurunan power dari versi karbu, sebelumnya 13,7ps, kini hanya 13,3ps. Tapi yang sangat disayangkan dari hampir semua generasi Honda Pro series ini mulai jaman GL-Pro hingga Megapro selalu mengalami masalah pada tangki yang kerap bocor, mungkin material logam yang digunakan pada motor ini kurang baik, atau mungkin untuk menekan cost. Berbeda sekali dengan tangki kompetitor yang jarang mengalami masalah bocor. Inilah faktor minus dari motorsport keluaran Honda ini, tangkinya gak bisa awet gan.

Jika dilihat dari desain memang yang gak enak dilihat adalah desain setirnya yang terlalu tinggi, tidak lebar seperti saingannya Yamaha Byson yang lebih enak dilihat . Dan untuk kaki-kaki juga meskipun telah memakai ukuran 17 untuk depan dan belakang, tetapi bannya masih kurang lebar, tidak seperti Byson . Desain tutup tangki New Megapro ini masih terlihat jadul dan berbeda dari desain CB150 Dazzler yang beredar di India mungkin untuk mengurangi cost lagi. Atau bisa jadi desain tutup tangki sengaja dibuat jadul agar memudahkan dalam penggantian tangki yang katanya kerap bocor . Bisa jadi... Karena dari dulu Honda di Indonesia selalu melengkapi motorsportnya dengan fitur tangki bocor . Tapi info yang ane dapat untuk generasi New Megapro mulai 2011 ini Honda merevisi material logamnya sehingga lebih awet dari Megapro sebelumnya.

Kabarnya desain New Megapro ini adalah murni rancangan desain orang AHM Indonesia, tapi kenapa desain ini lebih dahulu muncul di india dengan nama CB 150 Dazzler? Entahlah, mungkin yang buat desain Indonesia, lalu yang pertama launching India .

Well, itulah sedikit ulasan tentang perjalanan GL-Pro hingga Megapro di Indonesia, yang hingga sekarang masih tetap dijual gan meskipun penjualannya kalah dari Honda Verza dan CB150R.

Sumber: http://www.kaskus.co.id/thread/54ddb5bebdcb173c5b8b456d/sejarah-perjalanan-honda-gl-pro-hingga-megapro-di-indonesia/   (dengan sedikit perubahan)